Moments Entertainment
Moments Entertainment
Kisah Sedih Perjuangan SUGA BTS: Bertahun-Tahun Menahan Cedera Bahu di Balik Panggung (Part 13)

Kisah Sedih Perjuangan SUGA BTS: Bertahun-Tahun Menahan Cedera Bahu di Balik Panggung (Part 13)

Oleh Editor Moments7 Agustus 20261 Menit Baca
101x Dilihat

Selama bertahun-tahun, SUGA BTS menahan cedera bahu akibat kecelakaan saat masih menjadi trainee. Meski menghadapi rasa sakit di balik panggung, ia tetap tampil dan berkarya hingga akhirnya harus mengambil keputusan besar untuk menjalani operasi.

Bagikan:

Share ke media sosial dapatkan poin. Poin hanya diberikan jika share berhasil.

Banyak orang melihat SUGA BTS sebagai sosok yang kuat.

Di atas panggung, ia tampil penuh energi. Ia bernyanyi, melakukan rap, berinteraksi dengan penggemar, dan memberikan penampilan terbaik bersama BTS.

Namun, di balik semua sorotan lampu dan suara tepuk tangan, terdapat sebuah rasa sakit yang telah ia bawa selama bertahun-tahun.

Cedera bahu yang dialaminya saat masih menjadi trainee tidak pernah benar-benar hilang. Luka yang bermula dari sebuah kecelakaan ketika bekerja sebagai kurir itu terus mengikuti perjalanan kariernya, bahkan ketika BTS mulai menjadi salah satu grup terbesar di dunia.


Cedera dari Masa Lalu yang Tidak Pernah Pergi

Ketika kecelakaan terjadi sebelum debut, Min Yoongi masih berada dalam fase mengejar mimpi.

Saat itu, ia belum memiliki nama besar.

Belum ada jutaan penggemar.

Belum ada panggung dunia.

Yang ia miliki hanyalah tekad untuk menjadi seorang musisi.

Namun, kecelakaan tersebut meninggalkan dampak yang panjang.

Cedera bahunya menjadi masalah yang terus muncul kembali dalam perjalanan hidupnya.


Bertahan Setelah Debut BTS

Ketika BTS akhirnya debut, Yoongi tidak memiliki banyak pilihan selain terus berjalan.

Sebagai anggota grup baru, ia harus menjalani jadwal yang sangat padat.

Latihan.

Promosi album.

Pertunjukan musik.

Syuting.

Konser.

Semua aktivitas tersebut membutuhkan kondisi fisik yang kuat.

Namun, di balik semua itu, ia masih harus menghadapi rasa sakit dari cedera lamanya.


Panggung Besar dan Rasa Sakit yang Tersembunyi

Bagi seorang idol, panggung adalah tempat untuk memberikan yang terbaik.

Tidak peduli sedang lelah atau memiliki masalah pribadi, seorang artis tetap dituntut tampil profesional.

Begitu pula dengan SUGA.

Banyak penggemar melihat penampilannya yang tenang dan percaya diri.

Namun, mereka tidak selalu mengetahui perjuangan fisik yang ia hadapi sebelum dan setelah tampil.

Ada masa ketika tubuhnya membutuhkan istirahat, tetapi jadwal tetap harus dijalankan.


Menjalani Aktivitas dengan Keterbatasan

Cedera bahu tidak hanya memengaruhi aktivitas di panggung.

Dalam kehidupan sehari-hari pun, rasa sakit tersebut dapat menjadi gangguan.

Gerakan tertentu menjadi lebih sulit.

Rasa tidak nyaman dapat muncul kapan saja.

Namun, Yoongi tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai anggota BTS dan produser musik.

Ia tidak ingin kondisi fisiknya menghentikan perjalanan yang telah ia perjuangkan sejak usia muda.


Tidak Ingin Mengecewakan Banyak Orang

Salah satu alasan mengapa Yoongi terus bertahan adalah rasa tanggung jawab.

Ia tidak hanya memikirkan dirinya sendiri.

Ada anggota BTS lainnya yang telah berjuang bersamanya.

Ada staf yang bekerja keras mendukung mereka.

Ada penggemar yang selalu memberikan dukungan.

Bagi Yoongi, menyerah bukan keputusan yang mudah.

Ia ingin tetap memberikan yang terbaik selama masih mampu melakukannya.


Musik Tetap Menjadi Kekuatan

Ketika menghadapi rasa sakit fisik, musik kembali menjadi tempat perlindungannya.

Di studio, ia bisa fokus pada proses kreatif.

Menciptakan lagu.

Menyusun ide.

Mengembangkan konsep.

Melalui musik, ia dapat mengalihkan perhatian dari rasa sakit dan tekanan yang dialami.


Bertahun-Tahun Menunda Perawatan

Seiring berjalannya waktu, kondisi bahunya semakin sulit diabaikan.

Namun, selama bertahun-tahun ia tetap mencoba menjalani aktivitas tanpa mengambil keputusan besar.

Bukan karena ia tidak peduli dengan kesehatannya.

Melainkan karena ia memiliki komitmen terhadap pekerjaannya dan perjalanan BTS.

Ia ingin menyelesaikan berbagai tanggung jawab yang ada sebelum benar-benar fokus pada pemulihan.


Keputusan yang Tidak Mudah

Setelah bertahun-tahun menahan rasa sakit, akhirnya tiba saatnya Yoongi harus memikirkan kesehatannya sendiri.

Cedera lama tersebut membutuhkan perhatian lebih serius.

Pada tahun 2020, ia mengambil keputusan besar untuk menjalani operasi bahu.

Keputusan itu bukanlah tanda menyerah.

Justru, itu adalah langkah berani agar ia dapat kembali berkarya dengan kondisi yang lebih baik.


Penutup Part 13

Selama bertahun-tahun, Min Yoongi membawa luka yang tidak banyak diketahui publik. Cedera bahu akibat kecelakaan masa lalu menjadi salah satu perjuangan terbesar dalam hidupnya.

Ia memilih tetap bekerja, tampil, dan berkarya meski harus menghadapi rasa sakit yang terus datang kembali.

Pada bagian berikutnya, kisah akan berlanjut pada keputusan besar SUGA menjalani operasi bahu pada tahun 2020, masa pemulihan yang harus ia jalani, serta bagaimana ia menghadapi rasa takut harus berhenti sementara dari aktivitas BTS.

Komentar Pilihan

0 Komentar

Masuk untuk ikut berdiskusi dan menggunakan stiker keren.